Tahun ajaran baru bagi siswa PAUD, SD dan SMP tahun ini menjadi hal yang membahagiakan bagi Anak-Anak Yatim, Piatu & Dhuafa. Terlebih setelah kemarin (10/7), mereka mendapatkan bingkisan perlengkapan sekolah dari Yayasan Subur Makmur Sejahtera.

“Bingkisan ini merupakan bentuk perhatian dari para donatur yang tetap konsisten berbagi di tengah pandemi Covid-19. Terlebih kini banyak masyarakat yang terkena dampaknya”, terang Ketua Yayasan Subur Makmur Sejahtera, Subur Wahyudi usai menyerahkan bingkisan di Kantor Sekretariat Yayasan yang berada di Kampung Kranggan RT 06/RW III Kelurahan Pati Kidul.

Meski pemerintah belum mengizinkan adanya pembelajaran tatap muka namun Subur yakin dengan adanya bingkisan tersebut, semangat anak-anak untuk memulai tahun ajaran baru akan lebih besar. “Dan semoga hal itu juga nantinya akan momotivasi mereka untuk tetap giat belajar secara online”, lanjutnya.

Selain itu anak-anak juga takkan merasa cemas, karena kapan pun kegiatan sekolah tatap muka dimulai, mereka sudah siap dengan perlengkapan sekolahnya.

Lebih lanjut Subur menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu program Yayasan Subur Makmur Sejahtera yang rutin digelar untuk membina anak-anak yatim, piatu dan dhuafa.

“Kami menamakannya Program Pelita atau Peduli Anak-Anak Yatim, Piatu dan Dhuafa, yang dalam kesempatan Jumat Berkah kali ini ini, pembagian parselnya diwujudkan dalam bentuk perlengkapan sekolah berupa tas, sepatu dan kaos kaki”, imbuhnya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yayasan lainnya, Subur menyarankan untuk langsung mengakses laman www.suburmakmursejahera.org atau lewat kontak person 082225523344.

Selain dihadiri oleh puluhan anak yatim piatu dan dhuafa, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Lurah Pati Kidul Prihadi Broto Pamungkas. Ia mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para pengurus Yayasan Subur Makmur Sejahtera yang didukung sepenuhnya oleh para donatur.

“Kepedulian yayasan ini tentu sangat dibutuhkan oleh keluarga anak-anak yatim, piatu dan dhuafa khususnya dalam menghadapi kondisi perekonomian yang semakin sulit di tengah pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia dan negeri ini. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban yang mereka hadapi”, harapnya.

Selain itu, lanjut Pamungkas, dengan memiliki fasilitas yang memadai dalam kegiatan belajar mengajar, tentu akan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak-anak,sehingga diharapkan prestasi mereka pun meningkat.

Hal ini juga diamini oleh Babhinkamtibmas Kelurahan Pati Kidul, Beny Yulianto. “Saya sangat berharap Adek-Adek Yatim, Piatu dan dhuafa ini menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas hingga dapat mewujudkan cita-citanya, misalnya sama seperti saya mengabdi di Kepolisian Republik Indonesia”, harapnya.

at/